You are here: Home »

Banjar yang dalam pemetaan nasional menawarkan konsep eco-tourism mempunyai potensi pariwisata cukup menjanjikan untuk dikunjungi. Bersandar pada keunikan alam yang mayoritas adalah perairan di wilayah pesisir selatan dan didominasi pegunungan di sebelah utara, Banua Banjar ternyata juga menyimpan keelokan seni dan budaya.


1. Kota Banjarmasin
Ibukota propinsi Kalimantan Selatan ini dikenal dengan julukan Kota Seribu Sungai, mengingat denyut nadi kehidupan masyarakat di kota ini memang bergantung kepada sungai. Objek wisata yang ditawarkan sebagai andalan adalah Pasar Terapung (Floating Market). Titik lokasi pasar terapung Kota Banjarmasin terletak di perairan Muara Kuin. Anda bisa memulai perjalanan menyusur sungai Barito selepas sholat Subuh sembari menengok geliat kehidupan Urang Banjar bagaimana uniknya transaksi perdagangan yang dilakukan di atas air dengan menggunakan jukung (sampan kecil) atau kelotok (perahu motor).




















Spot lain yang bisa Anda kunjungi adalah situs budaya peninggalan Kerajaan Banjar yaitu Mesjid Sultan Suriansyah. Mesjid tertua di Banjarmasin ini mempunyai peranan yang cukup penting pada saat syiar Islam mulai masuk di tanah Banjar.


Mesjid Sultan Suriansyah terletak di tepian Sungai Martapura.



Untuk cinderamata, Anda bisa menjadikan sasirangan sebagai pilihan. Sasirangan adalah kain khas Kalimantan Selatan yang pada awal kemunculannya dianggap sebagai media penyembuh penyakit sehingga kerap disebut kain pamintaan. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, sasirangan menjadi tren yang mengikuti perkembangan mode sehingga banyak digunakan sebagai pakaian sehari-hari, baik untuk acara formil, non-formil maupun santai.


Sementara untuk kuliner, tentu saja Anda tidak boleh melewatkan makanan beraroma limau kuit yang sangat lezat, Soto Banjar. Olahan ayam kampung dengan racikan istimewa yang telah dipelihara secara turun temurun, dijamin akan membuat lidah anda bergoyang.















2. Kota Banjarbaru 
Adalah kota administratif yang mendampingi Banjarmasin dalam pengelolaan daerah tingkat Propinsi. Destinasi wisata yang ditawarkan di kota ini adalah Museum Lambung Mangkurat, yang menyimpan koleksi peninggalan masa Hindu dan peralatan perang pada era kemerdekaan. 


Di museum yang didirikan tahun 1979 ini Anda dapat menjumpai benda-benda hasil penggalian dari Candi Laras dan Candi Agung serta patung Sapi Nandi dan symbol alat kelamin Dewa Syiwa yang disebut Lingang.


Tidak jauh dari pusat kota Banjarbaru, di kecamatan Cempaka terdapat lokasi pendulangan intan. Di tempat ini Anda dapat melihat langsung bagaimana para pekerja mencari Intan atau Emas di lobang-lobang galian.
Dari catatan sejarah di daerah ini pernah ditemukan intan terbesar seberat 20 karat pada tahun 1846, yang kemudian rekor ini dipecahkan pada tahun 1850 dengan ditemukannya intan yang lebih besar lagi seberat 167,5 karat.






3. Kabupaten Banjar
Jika Anda kolektor dan penikmat batu mulia, jangan sampai melewatkan kunjungan ke destinasi yang satu ini, Martapura.
Di kota inilah pusat kerajinan dan penjualan intan terbesar di Kalimantan Selatan.
Selain intan, Anda juga bisa memilih-milih kerajinan khas Banjar bernama airguci atau kerajinan anyaman rotan. Sentra oleh-oleh dan kerajinan ini terpusat di kawasan Cahaya Bumi Selamat.




Untuk wisata alam, Martapura menawarkan banyak pilihan salah satunya Danau Riam Kanan dan Taman Hutan Raya Sultan Adam yang terletak di Desa Aranio. Di sini Anda bisa menikmati keteduhan Danau Riam Kanan seluas + 8000 hektar dengan dikelilingi anak pegunungan Meratus yang hijau dan asri.

Sementara untuk Anda yang ingin mengunjungi titik wisata religius, silakan datang ke Mesjid Agung Al Karomah serta Makam Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari, tokoh penyebar ajaran Islam di Kalimantan Selatan.
  

Tak ketinggalan, untuk Anda yang suka nongkrong atau ngumpul-ngumpul dengan sahabat dan rekan, Anda bisa nikmati kebersamaan itu di tepi siring sungai Martapura.

4. Kabupaten Tapin

Di kabupaten yang beribukota Rantau ini anda bisa menengok stalagnit dan stalagtit yang tersusun indah di tebing Goa Batu Hapu. Anda juga bisa berziarah ke makam salah satu pemuka agama Islam, yaitu Makam Datu Sanggul.

5. Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Kabupaten inilah cikal bakal berdirinya Banjar, tempat kerajaan Hindu tertua di Kalimantan Selatan yang bernama Negara Dipa berada. Negara Dipa menjadi titik awal dalam perkembangan masyarakat Kalimantan Selatan. Selain itu, pada era penjajahan Belanda kabupaten Hulu Sungai Selatan mempunyai peranan penting sebagai pusat perjuangan rakyat Banjar.

Di kecamatan Nagara, terdapat industri gerabah dan pembuatan mandau, senjata khas suku Dayak.

Sementara bagi Anda yang menyukai tantangan, silakan menikmati petualangan di derasnya jeram Amandit, kecamatan Loksado. Menyusuri anak-anak sungai dengan menggunakan lanting bambu, merasakan debur air terjun Haratai, menengok kehidupan Dayak Meratus di Balai Adat Malaris atau menikmati keteduhan Gunung Kentawan.



Kawasan Loksado memiliki hutan primer yang banyak ditumbuhi pepohonan dan kayu-kayuan beraneka ragam. Jenis pohon yang tumbuh diwilayah ini adalah Meranti, Sungkai, Ulin, Karet, Kayu Manis, dan berbagai jenis anggrek hutan.

6. Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Paringin dan Hulu Sungai Utara
Di kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat obyek wisata Pagat - Batu Benawa. Alamnya yang indah, air yang jernih, dan alamnya yang damai membuat lokasi wisata ini banyak dikunjungi wisatawan. Sementara di kabupaten Hulu Sungai Utara, Anda bisa melihat peninggalan era Hindu yaitu situs Candi Agung serta menonton keunikan hadangan kalang atau kerbau rawa, yaitu pertandingan renang kerbau di rawa-rawa.


7. Kabupaten Tabalong
Kunjungilah obyek wisata Kinarum Indah yang sangat menarik karena riak dan hempasan air yang mengalir di sela-sela batu hampar yang luas. Batu ini mempunyai legenda tersendiri sesuai dengan beda warnanya. 

Dari alkisah masyarakat, batu tersebut jatuh ketika sedang dibawa oleh rupawan sakti yang bermaksud membendung Sungai Jaing guna mencari seorang Putri. Hingga sekarang lokasi Kinarum Indah sering dijadikan oleh masyarakat sebagai tempat meminta hajat/doa keselamatan sesuai dengan adat budaya masyarakat Dayak setempat. Lokasi obyek wisata ini terletak di desa Kinarum dan dapat Anda tempuh dalam jarak 45 km dari ibukota Kabupaten dan 6 km dari ibukota Kecamatan Upau.
Topografi wilayah di kawasan ini berbukit dan bergunung dengan panorama alamnya yang cukup indah dikelilingi hutan yang lebat. 

8. Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Pulau Laut
Sesuai namanya ketiga kabupaten ini mempunyai sisian laut di masing-masing daerah sehingga destinasi wisata yang ditawarkan tentu saja tidak lain adalah keelokan pantai dan terumbu karang.


Di Tanah Laut yang beribukota Pelaihari Anda bisa mengunjungi Pantai Takisung, Pantai Swarangan, Pantai Tanjung Dewa dan Pantai Batakan.

























Di Tanah Bumbu anda bisa menyinggahi Mappanretase atau upacara yang dalam bahasa adat setempat diistilahkan memberi makan kepada laut. Upacara  ini diselenggarakan di pesisir Pantai Pagatan. Kemudian terdapat pula Pantai Tanjung Petang, Pantai Rindu Alam, Pantai Bunati, Pantai Sewangi dan Pantai Angsana.
















Sementara di Pulau Laut, silakan Anda kunjungi Pantai Sarang Tiung atau dikenal juga dengan Gedambaan. Di sana wisatawan akan dimanjakan dengan pasir putih dan suasana syahdu ketika matahari terbit maupun tenggelam.



Kami tunggu kunjungan Anda ke Banua Banjar!

Leave a Response